Tesis pola konsumsi fast dengan kejadian obesitas ui

There are relationship between the consumption habits fast food and overweight. Badjeber, Fauzul,dkk. Tidak ada hubungan pengetahuan tentang fast food dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Frater Makassar. Triwinarto, A. Preventing and Managing the Global Epidemic.

Prevalensi obesitas dan hubungan konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja SLTP kota dan desa di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pola Konsumsi

J Am Diet Assoc ; J et al. Jurnal Kesehatan ;1 2: Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif dengan case-control.

Eur J Clin Nutr ; The prevalence of obesity in high school teenagers in Pontianak was 9. Bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian sejenis, hendaknya dapat mengungkapkan pengaruh faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kejadian obesitas.

Gibney, Michael Dkk. Instrument Pengumpulan Data 1. Hasil penelitian ini sejalan dengan Zulfa dalam Yueniwati dan Rahmawati yang menemukan adanya hubungan antara kebiasaan konsumsi fast food dengan kejadian gizi lebih, tetapi berbeda dengan hasil penelitian Nury dalam Rahmawati tidak menemukan hubungan yang bermakna antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian obesitas.

Fastfood, Status Gizi, Remaja. Hipotesis Nul Ho a. Lebih gencar dalam menyarankan Melakukan aktivitas fisik yang sesuai dengan tingkat usia dan mengadakan ekstrakurikuler olahraga yang diwajibkan untuk seluruh siswa.

Ada hubungan antara kebiasaan konsumsi fast food dengan kejadian gizi lebih. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan Desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan kebiasaan konsumsi fast food dengan kejadian gizi lebih di SD Negeri Sudirman I Makassar.

Epidemiologi Indonesia. Distribusi frekuensi konsumsi berdasarkan jenis fast food menunjukkan bahwa jenis fast food yang semua responden sering konsumsi adalah fried chicken, sosis, mi instan, dan sprite pada kelompok kontrol dan pizza, coca cola, fanta, dan sprite pada kelompok kasus.jurnal hubungan karakteristik anak, karakteristik orang tua, pola makan, aktivitas fisik dan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian gizi lebih pada siswa sd.

Prevalensi Obesitas dan Hubungan Konsumsi Fast Food dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SLTP Kota dan Desa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia ;1(2) Jurnal Gizi Klinik Indonesia ;1(2)Cited by: 1. Mengkonsumsi fast food sudah merupakan kebiasaan atau gaya hidup remaja saat ini.

Pola makan fast food mempengaruhi berat badan remaja. Konsumsi fast food yang terlalu sering berisiko terhadap timbulnya gangguan gizi seperti obesitas. Tren konsumsi fast food dan soft drink dikalangan remaja dapat menimbulkan suatu masalah gizi lebih.

Selain itu, banyaknya masalah gizi yang muncul ketika aktivitas fisiknya rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi fast food dan soft drink dengan kejadian obesitas pada remaja putra di SMP Negeri 16 Surabaya. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode Author: Novian Surya Nugraha.

Hasil penelitian anak SD di Yogyakarta menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi fast food dengan obesitas dengan prevalensi 8,5% pada anak perempuan dan 10,5% pada anak laki-laki (Ismail, ). Hasil penelitian anak SD di Bali diperoleh bahwa anak yang mengkonsumsi melebihi 4 jenis fast food, 12 kali berisiko terhadap kejadian obesitas dari pada anak yang tidak mengkonsumsi fast food.

perubahan gaya hidup dan pola konsumsi di masyarakat, khususnya remaja yang cenderung menyukai makanan cepat saji (fast food) yang dapat meningkatkan terjadinya overweight (Oktaviani dkk., ).

Tesis pola konsumsi fast dengan kejadian obesitas ui
Rated 0/5 based on 20 review